Bacaan : Amsal 19:1-29
Ada eksperimen yang dilakuin oleh Woods Hole Oceanographic Institute. Dalam eksperimen ikan barracuda dimasukkin kedalam aquarium berukuran sedang yang ditengahnya dipisahin kaca pembatas transparan. Di sisi lain, ada banyak ikan kecil yang merupakan makanan kesukaan si barracuda. Ketika lapar, berkali-kali ikan barracuda mencoba buat memangsa ikan kecil tersebut, tapi usahanya selalu sia-sia karena terbentur kaca pembatas transparan tadi. Mulutnya sedikit terluka karena bertabrakan dengan kaca. Sampe suatu ketika si barracuda bonyok hidungnya. Setelah berminggu-minggu mencoba dan tetap ngga berhasil, si barracuda menyerah. Setelah itu kaca pembatas transparan tadi diangkat, si barracuda tetap pada sisinya, ngga bergerak. Akhirnya, ia pun mati kelaparan padahal makanan kesukaannya tepat berada di depan hidung.
Sobat Muda, pelajaran penting bisa kita temuin dan bisa kita ambil dari kisah barracuda ini adalah masa lalu kita berbeda dengan masa mendatang. Setiap resolusi pribadi yang udah kita tulis tapi belum tergenapi. Asalkan kita terus berusaha mewujudkannya dan ngga menanamkan pemikiran bahwa impian kita ngga mungkin bisa kita raih. Masa lalu ngga akan mempengaruhi masa depan selama kita bisa bersikap dengan benar dan terus berusaha. Tidak sedikit bukti yang ditunjukkan para pahlawan iman tentang hal itu. Bacaan hari ini ngarahin kita kembali buat belajar menjadi bijak dengan mendengarkan nasihat maupun belajar dari peristiwa yang kita alami setiap waktu.
So, jangan putus asa, jangan pernah putus asa! Sebab masa depan sungguh ada dan harapan kita ngga akan hilang. Masa muda ini ada baiknya kita gunain semaaksimal yang bisa kita lakuin. (yk)
Devotion : When one door closes another door opens
(source : RAM- Feb 13)
Ada eksperimen yang dilakuin oleh Woods Hole Oceanographic Institute. Dalam eksperimen ikan barracuda dimasukkin kedalam aquarium berukuran sedang yang ditengahnya dipisahin kaca pembatas transparan. Di sisi lain, ada banyak ikan kecil yang merupakan makanan kesukaan si barracuda. Ketika lapar, berkali-kali ikan barracuda mencoba buat memangsa ikan kecil tersebut, tapi usahanya selalu sia-sia karena terbentur kaca pembatas transparan tadi. Mulutnya sedikit terluka karena bertabrakan dengan kaca. Sampe suatu ketika si barracuda bonyok hidungnya. Setelah berminggu-minggu mencoba dan tetap ngga berhasil, si barracuda menyerah. Setelah itu kaca pembatas transparan tadi diangkat, si barracuda tetap pada sisinya, ngga bergerak. Akhirnya, ia pun mati kelaparan padahal makanan kesukaannya tepat berada di depan hidung.
Sobat Muda, pelajaran penting bisa kita temuin dan bisa kita ambil dari kisah barracuda ini adalah masa lalu kita berbeda dengan masa mendatang. Setiap resolusi pribadi yang udah kita tulis tapi belum tergenapi. Asalkan kita terus berusaha mewujudkannya dan ngga menanamkan pemikiran bahwa impian kita ngga mungkin bisa kita raih. Masa lalu ngga akan mempengaruhi masa depan selama kita bisa bersikap dengan benar dan terus berusaha. Tidak sedikit bukti yang ditunjukkan para pahlawan iman tentang hal itu. Bacaan hari ini ngarahin kita kembali buat belajar menjadi bijak dengan mendengarkan nasihat maupun belajar dari peristiwa yang kita alami setiap waktu.
So, jangan putus asa, jangan pernah putus asa! Sebab masa depan sungguh ada dan harapan kita ngga akan hilang. Masa muda ini ada baiknya kita gunain semaaksimal yang bisa kita lakuin. (yk)
Devotion : When one door closes another door opens
(source : RAM- Feb 13)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar